Business Model Framework

Mr ApiQ, ternyata masih ada 1 tugas lagi yang harus ditulis yaaa. Kali ini mengenai Business Model Framework dari Social Networking seperti tv, telephone seluler, dll.

Pertama – tama akan lebih baik jika kita bisa mengerti bagaimana menggunakan business framework itu sendiri:

Pada bagian kiri dari bagan (kuning) adalah bagian yang merepresentasikan Supply. Dan pada bagian kanan (biru) merupakan bagian Demand. Masing – masing perusahaan memiliki tingkatan yang berbeda pada setiap komponen yang ada dalam business model ini. Biasanya,sebuah perusahaan hanya bisa mengkonsentrasikan dan menjadi ahli di satu (atau dua) bidang saja dalam komponen yang terdapat dalam business model ini.

Nah, sebagai contoh berikut ini adalah Business Model Framework untuk perusahaan provider telephone:

Sebuah perusahaan yang baik harus memiliki revenue yang lebih besar dari pada cost perusahaan itu sendiri. Dengan membuat business model framework seperti ini, akan memudahkan perusahaan untuk mengembangkan usahanya. Jadi, ayo mulai membuat business framework! 😀

Iklan

Spiritual Creativity

haaayyyy, tidak terasa sudah mau UAS aja yaaaa. Pak ApiQ sudah menugaskan kamiuntuk menulis tentang Spiritual Creativity. Sebenarnya saya juga rada tidak mengerti tentang apa itu yang dimaksud dengan spiritual creativity. Lalu saya mulai membaca blog Pak ApiQ. Disana ada beberapa tulisan yang dapat kami jadikan rujukan untuk menyelesaikan tugas untuk UAS kali ini. Nah, mari kita mulai.

Pada blog Pak ApiQ yang berjudul “Proses Kretaif Inovatif Dangan Kecerdasan Spiritual” disebutkan bahwa garis besar prose kreatif dan inovatif adalah sebagai berikut:

1. Pribadi yang memiliki kekuatan. Tahap awal terjadinya proses kreatif dan inovatif mensyaratkan adanya orang, pribadi, yang yakin bahwa dirinya memiliki kekuatan.

2. Menjadi besar. Kesadaran bahwa seseorang dapat tumbuh menjadi besar melampaui batasan-batasan yang mengurung.

3. Generator ide. Ide adalah bahan mentah untuk kreativitas dan inovasi. Ide adalah gratis dan mudah bila kita tahu cara menelurkannya.

4. Realisasi nyata. Dalam berbagai bentuk yang beragam ide harus menjadi realitas yang memberi dampak nyata kepada semesta.

5. Karya yang cantik. Untuk mencapai misinya, kreativitas dan inovasi harus menampilkan dirinya sebagai sosok yang cantik. Tidak cukup hanya memenuhi fungsi-fungsi pokok, kreativitas dan inovasi perlu mengekspresikan keindahan dan cita rasa seni budaya.

6. Toleransi. Kreativitas dan inovasi memunculkan banyak perbedaan. Dari sini, rasa hormat dan toleransi ke berbagai pihak menjadi sangat penting.

7. Menuju nomor satu. Secara alamiah, kreativitas dan inovasi akan mendorong dirinya untuk menjadi nomor satu di bidangnya.

8. Kontribusi. Dari awal sampai akhir, tujuan kreativitas dan inovasi adalah untuk berkontribusi kepada semesta.

9. Menjadi andalan. Secara bertahap masyarakat akan mengandalkan diri kepada kreativitas dan inovasi.

10. Fasilitator. Pada gilirannya, sebuah kreativitas dan inovasi akan menjadi fasilitator dan pemicu lahirnya kreativitas dan inovasi baru.

11. Disiplin keilmuan. Awalnya, kreativitas dan inovasi lahir dari intuisi-intuisi sesaat. Pada akhirnya, setelah berbulan-bulan atau bertahun-tahun, kreativitas dan inovasi harus dapat dipertanggunjawabkan secara keilmuan

Kurang lebih saya setuju dengan pendapat Pak ApiQ disini. Dimulai dengan poin pertama yang menyatakan bahwa terjadinya proses kreatif dan inovatif dimulai dari pribadi yang memiliki kekuatan. Yap, menurut saya ide kreatif dapat kita munculkan dari dalam diri kita sendiri, asalkan kita memiliki kemauan dan kekuatan untuk memunculkan ide tersebut ke permukaan (memaparkan ide tersebut).

Setelah kita dapat memunculkan ide tersebut, kreatifitas itu akan menjadi besar dengan sendirinya sesuai dengan point kedua. Ide yang tadinya hanya kita pendam, akan berkembang setelah kita membaginya dengan orang lain.

Kemudian, setelah memaparkan ide tersebut dapat berubah menjadi sebuah kreatifitas dan inovasi yang tanpa kita sadari merupakan sebuah awal yang besar dan dapat mendatangkan perubahan yang besar pula.

Kita tidak akan berhenti sampai disana saja. Setelah memiliki ide, maka kita harus bergerak dan berusaha merealisasikan ide tersebut. Berhasil atau tidaknya ide tersebut bukan merupakan sebuah masalh. Yang terpenting adalah berusaha dan mencobanya terlebih dahulu. Sebuah gagasan akan menjadi jawaban jika kita berhasil mencobanya. Namun sebuah gagasan akan tetap menjadi gagasan bila kita tidak berani bergerak untuk merealisasikannya.

Memiliki ide yang bagus itu briliant. Tetapi ide tersebut tidak cukup hanya memenuhi fungsinya. Kita dapat menambahkan point – point di beberapa sisi dari gagasan kita tersebut untuk mempercantiknya, sehingga dapat menjadi sebuah gagasan yang menarik dan disukai oleh semua orang 🙂

Namun tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama dengan apa yang kita miliki. Itulah yang disebut dengan perbedaan. Perbedaan diciptakan bukan tanpa solusi. Solusi dari perbedaan tersebut adalah toleransi. Dengan adanya toleransi maka kita dapat memahami dan memaklumi pemikiran orang lain yang berbeda dengan kita. Kita tidak harus memahami semua ide, toleransi adalah sebuah ruang dimana kita dapat menerima apa yang orang lain pikiran tanpa harus setuju dengan pendapat mereka. Dari situ, rasa saling menghormati dapat muncul.

Selanjutnya adalah keinginan untuk menjadikan ide kita menjadi yang nomor satu. Sangat wajar jika kita selalu ingin menjadi yang terbaik. Oleh sebab itu, perasaan inilah yang terus mendorong diri kita untuk memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki. Namun kita perlu ingat bahwa semua ide kreatifitas dan inovasi yang ingin kita berikan berlandaskan oleh keinginan kita untuk berkontribusi secara maksimal untuk alam semesta.

Jika kita telah dapat membuktikan kualitas diri yang kita miliki, maka dengan sendirinya lingkungan kita akan mengandalkan kita dan kepercayaan akan kita dapatkan. Sehingga akhirnya apa yang kita lakukan dapat memicu kretifitas dan ide – ide positif bagi orang – orang di sekitar kita. Alangkah mulianya jika kita dapat memberikan pengaruh baik bagi orang lain.

Pada akhirnya, kreativitas dan inovasi yang telah dilahirkan harus dapat dipertanggunjawabkan secara keilmuan. Oleh sebab itu, kita harus bertanggung jawab akan semua yang telah kita lakukan sehingga kita tidak bisa berlaku sembarangan.  Ide yang bagus adalah ide yang dapat dipertanggung jawabkan, dan itulah apa yang dibutuhkan oleh dunia ini 😀

Oleh sebab itu saya setuju engan Pak ApiQ, bahwa kreatifitas itu muncul dari dalam diri kita. Secara alami yang menghasilkan Spiritual Creativity.

SCAMPER method for Google Goggles

Hallo, ini adalah tugas selanjutnya setelah minggu UTS kemarin. Kali ini pak ApiQ meminta kami untuk menjelaskan tentang metode SCAMPER. Sebelumnya Saya ingin menjelaskan tentang apa itu SCAMPER Method. SCAMPER Method adalah sebuah metode yang dapat digunakan untuk mengembangan sebuah ide biasa menjadi luar biasa. Cukup dengan melihat ide kita dari beberapa cara, maka ide yang tadinya hanya sederhana dapat menjadi berkembang dan lebih inovatif. Caranya cukup mudah, hanya dengan menerapkan beberapa action ini kedalam ide yang kita miliki. Sesuai dengan namanya, ada beberapa action yang harus diperhatikan jika ingin menggunakan SCAMPER Method ini, yaitu:

  • Substitute
  • Combine
  • Adapt
  • Modify, Minify, Magnify
  • Put to other use
  • Eliminate
  • Reverse/Rearrange

Dengan memperhatikan beberapa action tersebut, maka kita siap mengubah sebuah ide menjadi beribu – ribu macam ide lainnya! 😀

Salah satu contoh penggunaan metode SCAMPER dapat diterapkan pada Google Goggles.

Google Goggles adalah sebuah inovasi baru dari google yang merupakan sebuah search engine namun tidak menggunakan tulisan, melainkan menggunakan gambar untuk mendeteksinya. Berikut yang dapat dilakukan Google Goggles melalui metode SCAMPER:

SUBSTITUE your ideas

Google mengganti tulisan menjadi gambar untuk mencari keterangan mengenai suatu hal. Search engine yang digunakan tidak lagi berupa key word, tetapi key picture 😀

COMBINE your ideas

kita dapat menggabungkan ide search engine dari google ini dengan sistem pencarian dan identifikasi wajah milik CIA atau FBI. Sehingga nantinya google goggles dapat mengidentifikasi wajah dan riwayat hidup seseorang sehingga bisa program seperti itu tidak hanya dapat digunakan oleh kepolisian, tetapi juga oleh masyarakat biasa

Adapt your ideas

Untuk adapt, kita dapat mengadaptasi ide – ide dari pengguna google goggles itu sendiri untuk mengubah layout atau tambahan fitur – fitur dari google goggles agar terlihat lebih menarik dan inovatif

Modify

Kita dapat memodifikasi inovasi dari google goggles ini, contohnya adalah dengan menambahkan sensor suara. Jadi nantinya google goggles tidak hanya dapat mendeteksi gambar, tetapi juga bisa mendeteksi suara dan menampilkan hasil dari search engine untuk suara tersebut

Put to other use

Karena kecanggihan yang dimiliki oleh google goggles ini, maka program ini dapat digunakan sebagai pelacak oleh kepolisian selain sebagai search engine biasa. Google Goggles juga dapat digunakan sebagai sarana advertising nomor 1 di dunia karena keakuratan dari penyajian hasil yang diberikan

Eliminate

Dalam penggunga fitur google goggles ini, kita dapat me-eliminasi beberapa hasil – hasil pencarian yang tidak sesuai dengan apa yang kita cari. Karena keakuratan dari gambar yang diberikan, maka hasil yang akan muncul hanyalah yang terkait dengan pencarian apa yang kita maksud


Reverse/Rearrange

Dengan fitur – fitur yang dimiliki oleh google goggles, maka dapat merubah sesuatu yang ribet dan menyusahkan menjadi mudah dan cepat 🙂

Kira – kira seperti itu contoh pengembangan ide yang dapat dilakukan melaui metode SCAMPER. Selamat mencoba dan semoga dapat bermanfaat untuk menghasilkan inovasi – inovasi berikutnya 😀